Tasikmalaya - Aksi Heroik seorang Ibu bernama Ika Riska (27), warga Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang tengah hamil muda nekat menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan atau begal.
Dia dibegal saat hendak menjemput anaknya di malam hari sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Mangkubumi resor Tasikmalaya Kota, Iptu Jajat Jatnika mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin (3/2/2025) malam.
AMS diketahui hendak mencuri kendaraan bermotor dan telepon genggam milik seorang warga atas nama Ika Riska.
“Saat melakukan aksinya itu, AMS ini diketahui sedang berada dibawah pengaruh minuman keras,” ungkapnya.
Rambut Dijambak, Leher Dicekik Begal
Ika Riska bercerita bahwa saat kejadian hendak menjemput anaknya di sekitar menggunakan motor. Di tengah perjalanan dia menerima pesan masuk sehingga berhenti di sekitar lokasi kejadian pembegalan.
“Saat itu tiba-tiba ada yang menjambak rambut saya dari arah belakang dan langsung mencekik leher saya sehingga jatuh dari motor. Pelaku juga saat itu sempat mencakar dan mencakar wajah saya,” kata Ika kepada wartawan.
Cakaran dan Tendangan maut sang Ibu Hamil
Dalam kondisi terjatuh, pelaku berupaya merampas telepon genggam yang sedang dipegangnya.
“Saat itu saya langsung berdiri dan melawan dengan cara menendang. Sempat berkelahi sambil rebutan handphone juga, cukup lama,” ucapnya.
Pelaku begal juga sempat menendang perut sang Ibu Hamil
Ika menceritakan, saat itu pelaku sempat menendang perutnya yang sedang mengandung anaknya. Setelahnya, pelaku sempat melarikan diri menggunakan motor miliknya. Namun Ika menahan pelaku dengan cara memegang pakaiannya.
Setelah bertahan sekitar puluhan menit, dua orang warga ada di lokasi kejadian dan kemudian menolongnya. Kedua warga itu pun langsung menjatuhkan motor pelaku dan kemudian berhasil menangkapnya.
Akibat kejadian itu, Ika mengalami luka di bagian mata sebelah kanan. Selain itu juga sejumlah luka cakaran karena berupaya mempertahankan kendaraan dan telepon genggam miliknya.
Saat ditanya wartawan kaitan dengan kondisi kandungannya, Ika mengaku sudah melakukan pemeriksaan ke bidan, namun perlu dilakukan pemeriksaan USG. Hasil pemeriksaan awal, diketahui kondisi janinnya sehat.
Dia mengakui, aksi perlawanan terhadap pelaku begal kepadanya spontan saja dilakukan.
“Nekat saja karena ingin menyelamatkan diri dan barang berharga saja. Dan saat itu juga saya yakin pelaku tidak membawa senjata tajam, juga pada saat itu kondisi pelaku sempoyongan karena mabuk,” ucapnya.
Jajat menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan adanya aksi pencurian dengan kekerasan di lokasi kejadian sehingga langsung berkoordinasi.
Polisi langsung mengamankan terduga pelaku yang sebelumnya sempat berkelahi dengan seorang ibu muda yang sedang hamil.
“Terduga pelaku yang saat ini sudah menjadi tersangka ini berinisial AMS (40) warga Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui AMS ini merupakan residivis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor,” jelas Jajat.
(*)